Kadang lo mungkin dihadapkan pada kondisi dimana lo harus berada dan berinteraksi dengan orang yang secara kuantitas dan kualitas lebih dari lo. Entah itu dari umur, fisik, karier, maupun intelejensia. Berada di antara orang-orang besar itu punya dua efek. Efek pertama, yang bagus, lo bisa jadiin orang tersebut panutan, sehingga lo sama suksesnya kaya dia. Sementara efek kedua adalah lo bakal ngerasa penuh basa-basi, tidak percaya diri, terintimidasi, lalu bunuh diri. (ini berima lho, capek mikirnya) 😀

Tapi jangan sedih dulu. Kata siapa hal-hal kecil itu ga penting? Justru dari hal-hal kecil itulah terbangun satu entitas besar yang (mudah-mudahan) punya signifikansi yang besar. Karena gw percaya bahwa sesuatu yang besar pasti disusun dari hal-hal kecil. Bom atom di Hiroshima dan Nagasaki tahun 1945 itu dulu katanya efek yang dihasilkan bisa sedemikian besar karena atom-atom yang unyuw-unyuw itu saling bertabrakan satu sama lain. Ukuran atom yang mikroskopik itu bisa menghasilkan ledakan yang dashyat begitu karena mereka banyak. Jadi kebayang kan gimana efek si kecil-kecil itu?

Berangkat dari pemikiran tersebut, gw jadi suka dengan iklan 3(three) GSM versi gila internetan. Menurut gw iklan ini keren banget. Selain karena bintangnya Jamie Aditya, yang menurut gw, sangat groovy. I admire him since he was a host in MTV Asia back years ago. Iklan ini juga memberi detil-detil kecil yang asik. Ini videonya:

1st scene detail: 0:02

“Gw g bisa hidup tanpa internet”, kata Jamie. Disini scene dimulai dengan adegan shaving. Ya, kita para cowok emang ditakdirin untuk berurusan sama yang namanya shaving setiap pagi. Sang pembuat iklan dengan cerdas menyandingkan kalimat diatas dengan rutinitas cowok yang hampir bisa disetarakan dengan ‘hidup’ cowok secara hormonal. Keterangan waktu juga dijelaskan disini. Shaving yang biasa dilakukan di pagi hari, abis bangun tidur, waktu dimana hidup dimulai. Di waktu itu pula lah Jamie udah mulai internetan. Banyak orang juga gitu kan? Ngecek mention ato sekedar sms di hape setelah bangun tidur.

2nd scene detail: 0:05

Jamie browsing pake tablet computer kindle nya sambil ngancingin kemeja. Mata Jamie ga bisa lepas dari tablet nya sampe dia kelewatan satu lobang kancing bajunya. Dan secara konsisten baju Jamie ga rapi sampe akhir iklan.

Adegan selanjutnya kurang lebih sama dengan adegan sebelumnya. Jamie yang fokus sama tablet nya, berantakan dalam ngelakuin aktivitasnya. Kopi yang keliru disiram ke pot bunga, cangkir yang dimasukkin ke akuarium yang mungkin dikira dishwasher ato wastafel, trus kaos kaki yang beda warna, itu semua ditampilin untuk memperkuat tagline iklan itu yang “gila internetan”. Setelah itu scene paling semiotik menurut gw dalam menjelaskan detil-detil kecil adalah scene montage dimana gambar-gambar kecil Jamie berubah jadi gambar pizza. (jadi inget billboard konser James Blunt dulu. gw dari dulu nyari software yang bisa montage yang gratis ga ketemu-ketemu. ada yang punya?). Ya montage tersebut dibikin untuk menjelaskan bahwa dengan memakai Three lo akan diganjar seloyang pizza. Semua detil-detil kecil tadi digabung jadi satu dengan timeline kehidupan Jamie Aditya sehari-hari. Membuat penonton bisa tahu kalau Jamie itu tergila-gila internetan. Misi pembuat iklan tersebut menurut gw sukses.

Tapi tetep sih ada aja yang kurang. Ga tau kenapa gw gak bisa kalo ga kritik :D. Adegan pas Jamie naroh cangkir ke dalam akuarium itu agak gak masuk akal. Gelasnya masih bersih. Seenggaknya, kalo dia kira itu wastafel dia udah minum dan gelasnya ada sisa kopi. Mungkin pembuatnya takut dikritik komunitas pecinta ikan, karena mengorbankan ikan dalam pembuatan iklan. Trus pesennya secara umum udah sesuai sama tagline Three tapi kalo ditarik simpulan dari sudut pandang lain, internetan bakal dipandang negatif karena Jamie hidupnya berantakan dan melakukan kegiatannya dengan asal-asalan karena terlalu fokus internetan. Kebayang kan kalo dia browsing sambil nyetir?

Enough criticizing, :D. Tapi ga papa, kan lg gw ngebahas tentang detil-detil kecil. Lagipula siapa lah gw berani ngritik iklan, buat satu iklan aja belum pernah. Eh, tuh kan belum apa-apa gw ngerasa kecil. Someday I will make a good ad, too. Amien.

Advertisements